Love Story
"Bima aku cinta kamu." teriak seorang anak gadis di tengah lapangan sekolah. Menjadikan dirinya sebagai objek bagi siswa-siswi yang sedang berada di luar kelas.
Anak laki-laki yang sedang berjalan beriringan dengan teman-temannya menatap gadis itu dengan tatapan 'mau cari mati ya kamu' berbalik melangkah mendekati gadis itu. Pandangannya seakan-akan mengatakan 'hei aku jijik melihatmu' kemudian tersenyum manis. Hingga membuat gadis yang ada di hadapannya tersipu.
"Aku tidak bisa mencintai mu." ia mengatakannya dengan tersenyum, "Aa.. dan satu lagi jangan mengatakan omong kosong yang membuat mu malu sendiri."
Anak gadis itu tampak terguncang dan malu. Ia tidak pernah merasa dipermalukan seperti ini. Dirinya memang bodoh, mau-maunya dipermainkan oleh teman-temannya. Yang sekarang juga menatap sendu gadis itu.
***
Hai.... sepenggal kisah random yang ku ketik dari ide yang sekilas lewat. Mubazir dong kalau ide itu tidak dituangkan. hehehe. Aku nggak begitu nyakin dengan kisah ini, karena pasti mainstream abis. Yang bukan ciri khas ku.
Anak laki-laki yang sedang berjalan beriringan dengan teman-temannya menatap gadis itu dengan tatapan 'mau cari mati ya kamu' berbalik melangkah mendekati gadis itu. Pandangannya seakan-akan mengatakan 'hei aku jijik melihatmu' kemudian tersenyum manis. Hingga membuat gadis yang ada di hadapannya tersipu.
"Aku tidak bisa mencintai mu." ia mengatakannya dengan tersenyum, "Aa.. dan satu lagi jangan mengatakan omong kosong yang membuat mu malu sendiri."
Anak gadis itu tampak terguncang dan malu. Ia tidak pernah merasa dipermalukan seperti ini. Dirinya memang bodoh, mau-maunya dipermainkan oleh teman-temannya. Yang sekarang juga menatap sendu gadis itu.
***
Hai.... sepenggal kisah random yang ku ketik dari ide yang sekilas lewat. Mubazir dong kalau ide itu tidak dituangkan. hehehe. Aku nggak begitu nyakin dengan kisah ini, karena pasti mainstream abis. Yang bukan ciri khas ku.

Komentar
Posting Komentar